Realistis

Sesuai dengan keadaan lingkungan dan masyarakat, karena INIS berada di Indonesia maka bagaimanapun harus mengikuti peraturan dan koridor yang ditentukan oleh pemerintah Indonesia. Sehingga peserta didik nantinya tetap dapat berbaur dengan masyarakat melanjutkan ke jenjang berikutnya.

Sebagaimana Perkataan ِArab :

أولادكم خلقوا لزمان غير زمانكم فلا تقصروهم على عاداتكم

Anak-anak kalian diciptakan pada zaman yang berbeda dengan zaman kalian maka jangan didik mereka dengan kebiasaan kalian.

Atau dalam lafadz yang lain :

لا تكرهوا أولادكم على آثاركم ، فإنهم مخلوقون لزمان غير زمانكم

Jangan paksa anak kalian mengkituti jejak kalian, karena mereka diciptakan dizaman yang berbeda dari zaman kalian.

Implementasi :

  1. Jenjang SD bukanlah akhir dari pendidikan anak-anak, maka kurikulum INIS harus menjamin siswa bisa melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

  2. Kurikulum harus dibuat sesuai dengan perkembangan zaman dan lingkungan tempat tinggal. Pendidikan harus mampu menjawab tantangan dan permasalahan yang ada dilingkungan sekitar baik dalam ilmu agama maupun ilmu dunia dan sosial seperti keadaan sosial keagaamaan masyarakat sekitar, perkembangan teknologi dan iptek, perubahan kehidupan bersosial masyarakat.

  3. Materi bahasa : kemampuan anak terbatas sehingga pada usia dini usahakan mereka belajar sesedikit mungkin bahasa, yang pertama tentu saja bahasa Ibu dan masyarakat sekitar mereka yaitu bahasa Indonesia, tidak mungkin untuk ditinggalkan baik untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya (mendapat ijazah) atau yang lebih penting dari itu dapat berkomunikasi dengann lingkungannya dengan baik dan benar, secara sopan dan santun, demikian pula bahasa Indonesia diperlukan untuk memahami mata pelajaran yag lain karena sebagian besar buku sebagi sumber ilmu, kajian para ustadz, dll di indonesia tentu berbahasa Indonesia. Jadi materi Bahasa Indonesia secara realistis tidak dapat ditinggalkan dengan alasan agar anak-anak dapat fokus ke bahasa Arab

  4. Bahasa-bahasa lain diluar bahasa Indonesia dan bahasa Arab secara realistis belum diperlukan oleh mereka pada jenjang pendidikan dasar dan menengah pertama, namun dibutuhkan di jenjang menengah atas dan tinggi.

  5. Perlu adanya ijazah untuk walau hanya paket, dan terus berjuang agar bisa resmi meskipun dengan kurikulum mandiri.

  6. Materi umum (non diniyah/selain materi agama) yang diujikan di UN menyesuaikan dengan kurikulum nasional, sehingga anak yang qodarallah harus pindah sekolah akan lebih mudah beradaptasi, karena materi ummumnya sama.

  7. Materi Umum yang diujikan di paket seperti PKN dan IPS masuk dalam materi literasi Bahasa Indonesia