6. Kurikulum Mandiri

Imam Nawawi School menggunakan Kurikulum Modular yang dikembangkan sendiri. Sehingga setiap kekurangan dapat langsung diperbaiki hingga level kurikulum. tidak perlu menunggu dari pemerintah dengan mekanisme yang panjang.

Kurikulum Modular adalah kurikulum yang diterapkan di setiap satuan pendidikan IMam Nawawi islamic School, yang disarikan dari perjalanan para ulama dalam menuntut ilmu, yaitu para ulama zaman terbaik Islam, yang dengan waktu siangkat keilmuannya luar biasa.

Kurikulum Modular adalah proyek wakaf yang kami berikan kepada kaum muslimin Indonesia agar dapat membantu mereka menerapkannya terutama di rumah-rumah mereka. oleh karena itu kami juga mengundang kepada setiap muslim yang tertarik untuk menyumbangkan masukan, pikiran, tenaga, waktu dan hartanya untuk bersama-sama mewujudkan kurikulum modular ini.

Kurikulum Modular pertama kali kami terapkan di Pondok Pesantren Plus Aladzievie Rancabungur Bogor pada tengah tahun ajaran 2013 2014 yang dikembangkan untuk pesantren dan boarding school. Dengan hasil yang sangat memuaskan dilihat dari sisi perkembangan akademik dan non akademik siswa antara sebelum dan setelah diterapkan kurikulum tersebut. Walau sebagian perubahan disebabkan penerapan manajemen yang lebih baik, tapi tidak dipungkiri peran dari penerapan kurikulum mdular cukup besar, pada satu semester penerapak kurikulum modular ini kami anggap sebagai beta atau prekurikulum. Alhamdulillah karena kondisi pesantren yang terdapat didalamnya siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 kami dapat mengambil data yang cukup banyak bagi perbaikan kurikulum selanjutnya. Dikarenakan keinginan untuk terus berkembang maka banyak perubahan dari awal penerapan kurikulum modular tahun ajaran 2013 2014 dan tahun tahun berikutnya.

Pada tahun ajaran 2014 2015, Kurikulum Modular Edisi Pertama diterapkan di Ponpes Plus Aladzievie dan juga kami adopsi dan adaptasi untuk non pesantren dan non borading school dengan pendirian Mosque Schooling Aladzievie, dengan beberapa perbaikan dan pendifinisian yang lebih jelas berbentuk kompetensi dan Silabus, serta pengurangan dan penambahan materi terutama untuk mapel tafsir bagi kelas 6 yang dihapus karena ketidaksiapan siswa, dan pengajaran BTA dalam bahasa Arab kelas 1.

Pada Tahun ajaran 2015 2016 karena satu dan lain Hal MS Aladzievie berpisah dari Ponpes Plus Aladzievie dan kemudian berubah menjadi Imam Nawawi Islamic School. Walau kedua sekolah tetap menerapkan Kurikulum Modular hingga saat ini, kami lebih berfokus pada pembuatan kurikulum modular untuk non pesantren sesuai dengan tujuan dan visi misi Yayasan Pendidikan dan Dakwah Al Istiqomah. Pada Edisi kedua ini mulai diterapkan Imla, pengurangan target pendidikan untuk BTA menjadi satu tahun. Dan perubahan silabus agar lebih menyesuaikan dengan keadaan siswa non pesantren. Pada Tahun 2017-2018 Imam Nawawi Islamic School berubah menjadi Imam Nawawi School.

Untuk tahun ajaran 2016 2017 perubahan dari hasil evaluasi tahun ajaran 2015 20 16 meliputi :

Perubahan tahapan pendidikan (modul) pertengah semester

Perubahan materi tahfidz menjadi materi Al Quran yang meliputi di dalamnya Tahfidz, Tajwid, Qiroah dan Taddabur Al Quran dengan membaca dan mempejari terjemah Al Quran

Pada Mapel bahasa Arab :

kelas satu, Materi Baca Tulis Al Quran dirubah menjadi Baca Tulis Arab, dimana Pengajaran Materi Tamhid hanya ditargetkan hingga jilid 3 dengan target satu jilid per tengah semester, dan dikombinasikan / bersamaan dengan menulis Arab dan hafalan mufradat, sedangkan tengah semester ke empat untuk qiroah

Kelas 2 dan 3 : Qiroah didahulukan dari hiwwar dengan hiwwar hanya pada tengah semester terakhir

Khot dan mufradat ditiadakan (sudah digabung dengan BTA)

Pada Mapel PAI :

Materi Fiqh, Shirah, Hadits dimajukan satu semester

Materi Fiqh diajarkan dikelas tiga semester pertama dan hanya diajarkan dalam satu semester

Materi tafsir dihapus

Penambahan matan kitabut tauhid

Pelajaran Eksak SD dimulai sejak kelas rendah yaitu aritmatika dan pengetahuan alam dasar

Perubahan jam belajar kelas 1 dengan penyamaan untuk materi Eksak SD menjadi 1 jam per dua jam mata pelajaran

Perubahan kompetensi tematik menjadi Kompetensi Literasi Tematik untuk Materi Bahasa Indonesia

Kompetensi Literasi tematik adab, dan aqidah Islam di kelas rendah dijarkan secara bergantian dengan proporsi yang sama

dan beberapa perubahan minor yang lain.